Berita & Artikel

Fungsi Besi Turap

Posted on 4 November 2022
Fungsi Besi Turap

Info Harga & Pemesanan


Harga produk besi dari kami terbilang sangat murah dibandingkan toko besi atau distributor besi lainnya. Hal tersebut tidak lain karena perusahaan kami merupakan distributor utama yang mendapatkan produk besi & baja dari pabrik langsung.

Sebagai distributor besi & baja di Surabaya, kami melayani penjualan dalam bentuk eceran maupun grosir. Ada keuntungan khusus untuk pembelian dalam jumlah banyak (grosir). Dapatkan harga yang bersaing dan potongan harga khusus untuk pembelian grosir. Untuk informasi lengkap dan terbaru terkait produk serta layanan konsultasi gratis terkait pemilihan produk pipa, besi, baja, as, hollow, dll yang tepat sesuai kebutuhan Anda dari SDM ahli pilihan perusahaan, silakan hubungi marketing kami!

 wa-out 0812 1552 8255

Berdasarkan pada bahan pembentukannya, besi turap di kategorikan dalam berbagai jenis yakni turap balok beton, turap besi baja, turap batu, turap beton curah, turap batu bata, dan turap kayu. Adapun beberapa jenis dan fungsi turap yang biasanya digunakan dalam konstruksi bangunan, antara lain:

1. Turap Anhores Wall

Penggunaan turap jenis ini biasanya digunakan bersama jangkar yang berfungsi sebagai penompang untuk ditancapkan ke dalam tanah. Selain jangkarjuga dipasangkan kabel dan bahan kuat lainnya untuk menompang beban tanah yang pemasangannya menggunakan alat berat. Semen dan beton cair akan disuntikkan untuk meningkatkan kemampuan anchored wall dalam menahan beban pada tanah.

2. Turap Centilever Wall

Turap dengan jenis Centilever Wall menggunakan dinding beton bertulang dimana didalamnya sudah diperkuat dengan batang baja tebal. Jenis turap ini dibangun dengan dinding beton berbentuk huruf T terbalik dimana fungsinya untuk menahan momen dan gaya tekan tanah.

Adapun prinsip kerja turap dinding kantilever ini dengan mengandalkan gaya jepit pada rangkaian dasar strukturnya berbentuk seperti telapak memanjang dan berguna untuk menahan serta menstabilkan kondisi tanah.

3. Turap Counterfort Wall

Turap ini merupakan salah satu jenis turap yang berdiri dari dinding beton bertulang tipis. Pada bagian dalam turap telah didukung oleh plat atau dinding vertical yang disebut dengan counterfort atau penguat. Penguat atau counterfort inilah yang berfungsi sebagai pengikat tarik dinding vertical dan diletakkan pada bagian timbunan dengan jarak interbal tertentu.

4. Turap Gravity Wall

Turap jenis ini adalah yang paling umum ditemukan dan digunakan dalam proyek bangunan. Adapun turap ini memiliki prinsip kerja dimana mengandalkan bobot masa (berat) dari bahan konstruksinya. Semakin berat gravity wall, maka semakin tinggi kemampuannya dalam menahan beban lateral tanahnya.

_PRINT