Harga produk besi dari kami terbilang sangat murah dibandingkan toko besi atau distributor besi lainnya. Hal tersebut tidak lain karena perusahaan kami merupakan distributor utama yang mendapatkan produk besi & baja dari pabrik langsung.
Sebagai distributor besi & baja di Surabaya, kami melayani penjualan dalam bentuk eceran maupun grosir. Ada keuntungan khusus untuk pembelian dalam jumlah banyak (grosir). Dapatkan harga yang bersaing dan potongan harga khusus untuk pembelian grosir. Untuk informasi lengkap dan terbaru terkait produk serta layanan konsultasi gratis terkait pemilihan produk pipa, besi, baja, as, hollow, dll yang tepat sesuai kebutuhan Anda dari SDM ahli pilihan perusahaan, silakan hubungi marketing kami!
Dalam konstruksi bangunan bertingkat, tidak cukup hanya mengetahui ukuran dan bentuk besi WF. Hal yang tidak kalah penting adalah memahami grade besi WF, yaitu klasifikasi kualitas baja berdasarkan kekuatan dan sifat mekanisnya. Setiap proyek membutuhkan grade tertentu agar struktur sesuai dengan standar keamanan dan peraturan konstruksi.
Saat membeli Besi WF, Anda mungkin sering melihat kode seperti "SS400", "A36", atau "SM490" tertera pada material atau dokumennya. Kode-kode ini bukan sekadar label, melainkan identitas yang sangat penting—yaitu grade atau mutu dari baja tersebut. Memahami grade besi WF adalah kunci untuk menjamin kekuatan, keamanan, dan efisiensi biaya sebuah proyek konstruksi. Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap apa itu grade, mengapa itu penting, dan perbedaan antara grade yang paling umum digunakan di Indonesia.
Grade Besi WF adalah klasifikasi atau standar mutu yang ditetapkan berdasarkan sifat-sifat mekanis dan komposisi kimia dari baja. Sifat mekanis yang paling krusial adalah kekuatan tarik (tensile strength) dan kekuatan leleh (yield strength).
Kekuatan Tarik (Tensile Strength): Kemampuan baja untuk menahan tegangan tarik sebelum putus. Nilai ini diukur dalam satuan megapascal (MPa) atau pounds per square inch (psi).
Kekuatan Leleh (Yield Strength): Tegangan maksimum yang dapat ditahan baja sebelum mengalami deformasi permanen. Setelah mencapai titik ini, baja tidak akan kembali ke bentuk aslinya. Nilai ini juga diukur dalam MPa atau psi.
Setiap grade memiliki kombinasi sifat-sifat ini yang berbeda, yang membuatnya cocok untuk aplikasi spesifik. Grade ini ditentukan oleh berbagai standar internasional, seperti:
JIS (Japanese Industrial Standards): Umum di Asia, termasuk Indonesia. Contoh: SS400 dan SM490.
ASTM (American Society for Testing and Materials): Umum di Amerika dan global. Contoh: A36 dan A992.
SNI (Standar Nasional Indonesia): Mengadopsi standar internasional untuk memastikan kualitas produk lokal.
Di Indonesia, Besi WF yang paling sering digunakan dan tersedia di pasaran umumnya memiliki grade SS400, A36, dan SM490. Berikut adalah perbandingan detailnya:
1. Besi WF Grade SS400
Standar: JIS G 3101
Kekuatan Leleh: Sekitar 245 MPa
Kekuatan Tarik: 400 - 510 MPa
Aplikasi: Ini adalah grade yang paling umum dan serbaguna. Besi WF SS400 cocok untuk struktur bangunan umum, gudang, pabrik, dan konstruksi yang tidak memerlukan kekuatan super tinggi. Grade ini mudah dilas dan difabrikasi, menjadikannya pilihan ekonomis dan andal untuk berbagai proyek.
2. Besi WF Grade A36
Standar: ASTM A36
Kekuatan Leleh: Sekitar 250 MPa (36,000 psi)
Kekuatan Tarik: 400 - 550 MPa (58,000 - 80,000 psi)
Aplikasi: Secara teknis, grade ini memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan SS400, bahkan sering dianggap setara. Besi WF A36 banyak digunakan untuk struktur jembatan, bangunan, dan komponen struktural lainnya. Kekuatannya sedikit lebih tinggi dari SS400, namun perbedaannya seringkali tidak signifikan untuk banyak aplikasi.
3. Besi WF Grade SM490
Standar: JIS G 3106
Kekuatan Leleh: Minimum 325 MPa
Kekuatan Tarik: 490 - 610 MPa
Aplikasi: Besi WF SM490 adalah baja struktural berkekuatan tinggi (high-strength steel). Kekuatan leleh dan tariknya jauh lebih tinggi dibandingkan SS400 dan A36. Material ini ideal untuk struktur yang menahan beban sangat berat, seperti jembatan bentang panjang, gedung pencakar langit, dan struktur industri berat. Penggunaan SM490 memungkinkan desain yang lebih ramping dengan berat yang lebih ringan, namun dengan kekuatan yang lebih besar.
Grade besi WF adalah spesifikasi vital yang menentukan seberapa kuat dan andal sebuah material baja. Pemilihan grade yang tepat harus didasarkan pada perhitungan struktural dan kebutuhan spesifik proyek. Memilih grade yang terlalu rendah bisa membahayakan keamanan, sementara memilih grade yang terlalu tinggi bisa menjadi pemborosan biaya. Grade SS400 dan A36 adalah pilihan standar yang solid untuk konstruksi umum. Sedangkan SM490 dan grade sejenisnya adalah solusi terbaik untuk proyek-proyek skala besar yang menuntut kekuatan ekstra. Dengan memahami perbedaan ini, Anda dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dan memastikan bahwa setiap struktur yang dibangun aman, kuat, dan efisien.
Kami merupakan distributor atau supplier besiSurabaya , Jawa Timur. Perusahaan siap melayani penjualan besi dan baja ke seluruh wilayah Indonesia. Perusahaan telah menjual semua jenis besi untuk semua ukuran dan semua merek terbaik.
Perusahaan telah dikenal sebagai supplier besi yang menyediakan berbagai produk besi untuk keperluan konstruksi maupun keperluan lainnya. Menyediakan beragam jenis besi seperti besi beton, pipa besi, plat besi, besi siku, besi WF, besi H-Beam, besi CNP, besi UNP, atap baja ringan zincalume, kawat bronjong, kawat bendrat, wiremesh, sheet pile, besi anyam, besi turap, geo membrane, geo textile, dan lain-lain.
Hubungi admin kami mengenai produk dan promo pada saat ini.